Bikin Kopi Luwak Jadi Berkualitas Internasional

Wednesday, October 1st, 2014 - Kisah Sukses

Siapa yang tidak kenal dengan jenis kopi luwak?  Kopi Luwak adalah hasil biji kopi yang sudah dicerna oleh hewan luwak atau musang kelapa. Roy Noviant, pengusaha Kopi Luwak dari Lampung berhasil sukses merintis Usaha Kopi Luwak sejak tahun 2012 hingga saat ini.  Lewat brand usahanya West Borneo Coffee” berhasil mengantongi omzet Rp 200 juta per bulan.

Saat ini telah diakui bahwa West Borneo Coffee memiliki cita rasa yang kuat dan kealamiannya sudah sangat teruji. Bahkan West Borneo Coffee sudah termasuk kopi dengan kualitas Internasional.

Pembuatan secara manual kopi Luwak West Borneo Coffee memang menjadi andalan dan  Standard Operating Procedure (SOP). Mulai dari mendapatkan bahan baku yaitu kotoran biji kopi dari Luak yang diambil langsung dari petani, proses pengeringan dengan memanfaatkan hanya dari sinar matahari hingga pengemasan produk.

Namun dalam urusan penggilingan biji kopi, Roy memanfaatkan Mesin dari Toko Mesin Maksindo yaitu Mesin Coffee Grinder.

 Spesifikasi mesin giling kopi (coffee grinder)

 mesin-penggiling-kopi-grinder-maksindo

Tipe HS-850

  • Kapasitas : 11 kg/jam
  • Listrik: 550 Watt, 220 Volt
  • Berat: 4 kg
  • Dimensi: 42x28x18 cm

Untuk harga hubungi Marchinery Consultant Toko Mesin Maksindo (atau kilik ke: www.tokomesin.com)

 

Roy mempercayakan Mesin Coffee Grinder dari Toko Mesin Maksindo sebagai langkah tepat. Sebab, mesin kopi membantu proses penggilingan biji kopi agar lebih halus teksturnya. Mesin kopi ini mampu memenuhi target produksi yaitu 100 kg per bulan. Sebelumnya Usaha Kopi Luwak West Borneo Coffee hanya bisa memproduksi 1 kg per hari dengan menggunakan alat mesin bantu manual saja.

Penggunaan  Mesin dari Toko Mesin Maksindo ini juga tidak memengaruhi kualitas yang dihasilkan dari mesin tersebut. Bahkan mesin ini mampu memproduksi bahan baku sebanyak 300 kg per bulan. Lancarnya dalam proses produksi Kopi Luwak West Borneo Coffee tentunya menambah penghasilannya.

Kini dalam 1 bulan Roy sanggup  meraih keuntungan hingga 100-120 juta. West Borneo Coffee membandrol harga satu kemasan Kopi Luwak berisi 5 sachet dengan berat 12 gram seharga 175 ribu. Sedangkan untuk ukuran 1 kg dijual Rp 3 juta.

“Harga kopi luwak mahal wajar, karena kualitas yang kami sajikan paling alami dan dijamin cita rasanya pun mantap,” tandas Roy mengakhiri perbincangan.

 

(Tri Deny Tr)

 

 Bikin Kopi Luwak Jadi Berkualitas Internasional | redaksimesin | 4.5