Makanan Olahan Seafood Omzet Berlimpah
Makanan Olahan Seafood Omzet Berlimpah
Ade Sudrajat Pengusaha Makanan Olahan Laut (Seafood) dari Jakarta memulai usahanya dibidang Supplier Makanan Olahan Laut (Seafood) pada tahun 2000 setelah ia berhenti bekerja sebagai Karyawan Swasta dibidang yang sama.
Saya memulai usaha ini dengan modal kepercayaan dari klien dan kolega mereka sudah kenal saya dari dulu waktu saya ikut bekerja dengan orang dibidang yang sama yaitu penyediaan makanan dari laut (Supplier). Dari situlah saya menjalankan usaha ini Alhamdulillah berjalan lancar,”ujar Ade Sudrajat.
Target pasarnya adalah Restoran dan Hotel dimana ia harus menyediakan bahan makanan olahan dari laut setiap saat dengan keadaan segar dan fresh.Ade Sudrajat menjalankan usaha Supplier makanan laut dengan nama perusahaan CV Tunggal Jaya kenapa dinamakan Tunggal karena waktu itu ia masih bujangan alias sendirian, sedangkan Jaya agar usahanya maju atau makmur sesuai namanya Jaya.
Kini CV Tunggal Jaya sudah bisa memenuhi permintaan pasar Restoran dan Hotel dari berbagai daerah diantara Palembang, Makasar, Lampung Bandung, dan lain sebagainya termasuk Jakarta. Dalam sehari CV Tunggal Jaya bisa mengirim produk Makanan Olahan Laut (Seafood) sebanyak 100 kg hingga 300 kg sesuai permintaan klien dalam berbagai bentuk kemasan semua produk di Vacuum.
Ade Sudrajat membeli Mesin Pengemas Vacum Tipe DZ 500/2E Vacuum dari Toko Mesin Maksindo untuk membantu dalam proses produksi pengemasan bahan makanan olahan laut (seafood) tersebut, ” Dengan adanya mesin ini produk saya tetap fresh, segar dan praktis serta menarik dan bisa meningkatkan pendapatan perusahaan sedang klien pun ikut senang,”tuturnya. Kini CV Tunggal Daya bukan hanya penyediaan makanan olahan laut saja tetapi sudah merambah ke Daging dan Ayam. Diakui Ade sehari perusahaannya bisa meraup untung Rp 50 juta hingga Rp 80 juta tergantung permintaan dan keadaan cuaca, sedangkan sebulan bisa untung Rp 500 juta hingga Rp 600 juta.(Tri Deny Tr)














